do-not-copy { -webkit-user-select:none; -khtml-user-select:none; -moz-user-select:none; -ms-user-select:none; user-select:none; }

Rabu, 16 November 2016

TEKNIK PEMBUATAN KOMPOS (ADIWIYATA)

ABOUT MY SCHOOL [Pt. 6]
- TEKNIK PEMBUATAN KOMPOS (ADIWIYATA) -


Berikut ini cara pembuatan pupuk yang ramah lingkungan yaitu pupuk kompos yang berasal dari sampah tanam-tanaman dan sampah rumah tangga ala SMAGA, hehe. Kenapa harus buat pupuk kompos sih? Ya, karena sampah tanam-tanaman dan sampah rumah tangga kalau dibiarkan akan menimbulkan penyakit, maka sampah tersebut dapat dijadikan pupuk kompos yang tadinya sampah sekarang menjadi pupuk. Lebih bermanfaat kan?

Trus... caranya gimana?

  1. Kumpulkan sampah 500 kg organik dan non-organik.
  2. Sampah-sampah ini dipotong kecil-kecil baik secara manual maupun memakai mesin pencacah sampah.
  3. Sampah yang terpotong kecil dicampur dedak 1 kg hingga rata.
  4. Setelah itu masukkan 20 mm EM 4 yang merupakan bakteri fermentasi dan dicampur dengan 20 mm Molase dan air tanah. Air tanah mutlak diperlukan karena dapat mempertahankan mikroba yang diperlukan untuk kesuburan tanaman. Campuran bahan kimia tersebut dipercikkan ke dalam sampah yang bercampur dedak tadi. Kelembaban sampah harus dijaga hingga mencapai 40% kandungan air.
  5. Setelah selesai sampah dimasukkan ke dalam tong/karung selama 5 hari dengan kondisi suhu sampah 500°C. Setelah dua haru dan sudah terjadi fermentasi, pupuk kompos telah siap digunakan. Sampah harus terlindungi dari hujan dan sengatan matahari. Jika ditaruh dalam ketinggian maks. 40 cm, maka sampah akan berubah menjadi pupuk kompos.
  6. Nah, kompos pun siap untuk digunakan!
Bagaimana? Mudahkan caranya? :)


Mau tau lebih banyak manfaat dari pupuk kompos?
Nih beberapa manfaat diantaranya!


  1. Meningkatkan kesuburan tanah
  2. Memperbaiki struktur dan karakteristik tanah
  3. Meningkatkan kapasitas serap air tanah
  4. Meningkatkan aktivitas mikroba tanah
  5. Meningkatkan kualitas hasil panen (rasa, nilai gizi, dan jumlah panen)
  6. Menyediakan hormon dan vitamin bagi tanaman
  7. Menekan pertumbuhan/serangan penyakit tanaman
  8. Meningkatkan retensi/ketersediaan hara di dalam tanah



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Comments system

Disqus Shortname