do-not-copy { -webkit-user-select:none; -khtml-user-select:none; -moz-user-select:none; -ms-user-select:none; user-select:none; }

Sabtu, 19 November 2016

EKSKUL ROBOTICA

ABOUT MY SCHOOL [Pt. 25]
- EKSKUL ROBOTICA -


Halo! Pada postingan kali ini saya akan membahasa mengenai salah satu ekstrakulikuler yang ada di SMA N 3 Boyolali, yaitu Ekskul Robotica! Ekskul ini adalah ekskul yang saya ikuti di SMAGA, that's why I will tell you all about this extraculicular! 

Ekskul Robotica yang dibina oleh Ibu Evi Rokhayati, yang juga selaku wali kelas saya dan guru mata pelajaran TIK, ini pertama kali berdiri pada tahun ajaran 2015/2016. Masih baru banget kan? Jadi, ketika angkatan saya masih berada di kelas X, ekskul ini baru berdiri. Awalnya saya tertarik melihat demo yang dilakukan ketika MOPDB. Jadi saya bersama teman saya, Shinta Mifta, memutuskan untuk mengikuti ekskul ini.

Tapi ternyata... Gak sembarangan siswa bisa join ekskul ini loh. Ada tesnya juga. Dan ternyata dari sekitar 40-an siswa yang mengikuti tes, hanya ada 20 siswa yang bisa diterima dan mendapatkan potongan biaya ekskul sebesar 10.000. Loh kok bayar? Iya lah, ekskul robotic ini ekstra yang mahal, selain harus menyewa pembimbing khusus, biaya perlengkapan untuk merakit dan memprogram robot itu mahal banget sekitar 10 Juta. Jadi, setiap pertemuan dikenai biaya 25.000, nah untuk 20 orang dengan nilai tes terbaik akan mendapatkan potongan 10.000 jadi hanya membayar 15.000/tiap pertemuan.

Dan ya, saya mendapatkan nilai yang baik dan masuk 20 besar dari tes tersebut, hehe.




Oke, lanjut. Ekstra ini dilakukan setiap hari Sabtu untuk tahun pelajaran 2015/2016 setelah pulang sekolah. Namun, untuk tahun pelajaran 2016/2017 ini, ekstra dilakukan setiap hari Kamis. Untuk pelaksanaannya kita dibimbing oleh Kak Hendri dalam merakit dan memprogram robot. Oh iya, kita juga sering loh mengikuti berbagai perlombaan robotik di luar kota. 

Mau tahu lebih banyak soal Robotic? Well, join aja ekstranya! Hehe.

PENERAPAN DEMOKRASI DI SMAGA

ABOUT MY SCHOOL [Pt. 24]
- PENERAPAN DEMOKRASI DI SMAGA -


Pada postingan kita kali ini saya akan membahas tentang penerapan perilaku demokrasi di SMA Negeri 3 Boyolali. Sebelum itu, apa sih inti dari Demokrasi itu di dunia Pendidikan?

Inti dari demokrasi adalah kebebasan, persamaan  hak, keadilan musyawarah dan tanggung jawab. Demokratisasi pendidikan merupakan proses pembelajaran seluruh civitas akademika untuk memajukan pendidikan. Kalau dalam politik ada rakyat, maka dalam  pendidikan ada peserta didik.
Pendidikan yang demokratis berarti melibatkan murid secara aktif dalam seluruh proses pendidikannya (student- centersed-student active learning). Bukan sebaliknya, berpola top down, yakni berpusat pada guru  (teacher centered) sehingga murid berperan sebagai objek didik, atau sebagaimana dikatakan oleh paulo freire dengan istilah banking syistem education atau pendidik gaya bank dimana murid didibaratkan sebagai celengan yang bersifat koin.

Di SMA Negeri 3 Boyolali menganut demokrasi Pancasila yaitu demokrasi yang pelaksanaannya mengutamakan asas musyawarah mufakat untuk kepentingan bersama (seluruh rakyat) yang bersumber pada kepribadian dan juga falsafah hidup bangsa Indonesia.

Mau tau apa saja contoh-contoh penerapan demokrasi yang ada di SMAGA? Ini dia beberapa contohnya :

  1. Pemilihan organisasi sekolah dan kelas dengan musyawarah
  2. Pembagian tugas piket yang merata
  3. Interaksi dan komunikasi yang lancar antara guru, siswa, dan orang di lingkungan sekolah
  4. Pelaksanaan upacara dengan bergantian
  5. Menghadiri acara yang diadakan sekolah
  6. Ikut berpartispasi dalam OSIS
  7. Ikut serta dalam kegiatan politik di sekolah seperti pemilihan ketua OSIS, ketua kelas, maupun kegiatan yang lain yang relevan.
  8. Memberikan usul, saran, dan pesan kepada pihak sekolah
  9. Menulis artikel, pendapat, opini di majalah dinding.
  10. Hadir disekolah tepat waktu
  11. Membayar SPP atau iuran wajib sekolah
  12. Menggunakan waktu istirahat untuk kegiatan yang positif
  13. Menghindari perkataan yang menyakitkan hati guru atau teman
  14. Tidak membuat gaduh ketika pelajaran berlangsung

SATGAS BAHASA INGGRIS

ABOUT MY SCHOOL [Pt. 23]
- SATGAS BAHASA INGGRIS -


Pada semester 2 tahun ajaran 2015/2016 yang lalu, kepala sekolah SMA Negeri 3 Boyolali mengadakan program English Day. Program tersebut dilaksanakan setiap hari Selasa . Untuk mendukung program English Day, guru bahasa Inggris menunjuk 5 orang setiap kelasnya untuk dijadikan satgas Bahasa Inggris. Secara kebetulan saya dipilih menjadi satgas bahasa Inggris bersama 4 teman saya nih, mereka adalah Siwi, Asma, Tunjung, dan Susanto. Saya sih cukup senang ditunjuk jadi Satgas Bahasa Inggris, because I Love English[?. Lol.



Tugas satgas bahasa Inggris adalah menjadi pelopor berbicara bahasa Inggris setiap hari Selasa dan menilai teman yang lain dalam menggunakan bahasa Inggris lalu disetorkan kepada guru bahasa Inggris. Menjadi satgas bahasa Inggris bukanlah hal yang sulit bagi saya, hehe.

Selasa demi Selasa berlalu diberlakukannya English Day, saya selaku satgas bahasa Inggris selsli memperhatikan teman-teman saya yangmulao berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris. Kemudian saya menilai teman saya, sesuai dengan frekuensi mereka menggunakan Bahasa Inggris itu dalam sehari. Kemudian saya setorkan nilai itu ke guru bahasa Inggris saya setiap minggunya.

EKSKUL PADUAN SUARA

ABOUT MY SCHOOL [Pt. 22]
- EKSKUL PADUAN SUARA -

SMA N 3 Boyolali memiliki ekstrakurikuler yang sangat terkenal di berbagai sekolah sekolah di wilayah Boyolali. Ekstrakurikuler tersebut adalah Paduan Suara. Paduan Suara SMA N 3 Boyolali merupakan ekstrakurikuler yang diikuti oleh siswa siswi yang memiliki kemampuan dalam bidang musik ataupun bernyanyi.

Paduan Suara SMA N 3 Boyolali memiliki nama yang sangat unik yaitu S3C atau SMAGA CHOIR. Awal terbentuknya S3C dimulai pada saat lomba paduan suara tingkat SMA sederajad yang diselenggarakan oleh DISDIKPORA Kabupaten Boyolali. Pada tahun 2014 SMA N 3 Boyolali mendapatkan Juara 1 tingkat Kabupaten Boyolali. Dan setelah itu lahirlah nama paduan suara S3C yang memiliki satu bintang. Bintang yang terdapat pada logo S3C memiliki nama yaitu Primus Interpares yang berarti "Terbaik dari yang Terbaik".

Setelah itu Paduan Suara S3C mendapatkan juara 1 lomba Paduan Suara yang diselenggarakan oleh Kodim 0724 Boyolali dan setelah itu S3C mendapatkan 2 bintang Primus Interpares. Dan pada tahun 2016 SMA N 3 Boyolali juga mengikuti Lomba Paduan Suara yang diselenggarakan oleh Kodim 0724 Boyolali. Alangkah senangnya Paduan Suara S3C dapat meraih juara 1 dan mewakili Kodim 0724 Boyolali untuk maju ke tingkat Korem 074 Warastratama dan akhirnya Paduan Suara S3C bisa mendapatkan 3 bintang Primus Interpares. Itulah beberapa kejuaraan yang diraih oleh paduan suara SMAGA.

KEUNTUNGAN ADIWIYATA

ABOUT MY SCHOOL [Pt. 21]
- KEUNTUNGAN ADIWIYATA -

Kalian sudah tahu kan, kalau SMAGA itu Sekolah yang sudah mendapatkan Predikat Adiwiyata Mandiri? Nah, sebenarnya apa saja sih keuntungan dari Adiwiyata itu? Mau tau?

Ini nih beberapa keuntungan dari adanya Adiwiyata itu :

1. Mendukung pencapaian standar kompetensi/kompetensi dasar dan standar kompetensi lulusan (SKL) pendidikan dasar dan menengah.
2. Meningkatkan efesiensi penggunaan dana operasional sekolah melalui penghematan dan pengurangan konsumsi dari berbagai sumber daya dan energi.
3. Menciptakan kebersamaan warga sekolah dan kondisi belajar mengajar yang lebih nyaman dan kondusif.
4. Menjadikan tempat pembelajaran nilai-nilai pemeliharaan dan pengelolaan lingkungan hidup yang baik dan benar bagi warga sekolah dan masyarakat sekitar.
5. Meningkatkan upaya perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup melalui kegiatan pengendalian pencemaran, pengendalian kerusakan dan pelestarian fungsi lingkungan sekolah.

SEJARAH SINGKAT SMAGA

ABOUT MY SCHOOL [Pt. 20]
- SEJARAH SINGKAT SMAGA -


Dalam rangka alih fungsi SPG/SPO menjadi SMTA sesuai dengan keputusan direktur jenderal pendidikan dasar dan menengah departemen pendidikan dan kebudayaan No. 178/c/kep/1989 tentang pedoman pelaksanaan alih fungsi Sekolah Pendidikan Guru dan Sekolah Guru Olahraga menjadi sekolah lanjutan tingkat atas lainnya. Maka pada tahun 1989 SPG/SPO alih fungsi menjadi SMA N 3 Boyolali yang terdiri dari 4 kelas, karena untuk kelas II, III masih siswa-siswi SPG. 

Kemudian pada tahun pelajaran 1989/1990 menerima 6 kelas, sehingga jumlah kelas saat itu ada 10 kelas. Pada waktu itu SPG/SPO beralamat di Jalan Pandanaran No.169 Boyolali, kemudian pada tahun 1989 pindah menempati gedung di Jalan Perintis Kemerdekaan (0276) 324586, (57316) Pulisen, Boyolali sampai sekarang. Sekolah ini awalnya berdiri di Bank BPD yang lama hingga sekarang menjadi simpang lima boyolali sampai akhirnya berpindah di Jalan Perintis Kemerdekaan pada tahun 1989.

Adapun daftar kepala sekolah yang telah memimpin SMA N3 Boyolali yaitu :

1.      Soedarna,Ba ( 1 Juli 1989 – 30 Oktober 1991 )
2.      Drs. Soewarso ( 1 November 1991 – 28 Februari 1995 )
3.      Swi Widarti,S.Pd ( 1 Maret 1995 – 28 Februari 2003 )
4.      Drs. Sumarno,M.Pd ( 1 Maret 2003 – 11 Mei 2006 )
5.      Drs. Tri Wahyudi ( 12 Mei 2006 – 12 Desember 2008 )
6.      Drs. Arju Rahmanto, S.Ag ( 13 Desember 2008 – 3 November 2010 )
7.      Slamer Riyadi,S.Pd, M.Pd ( 4 November 2010 – 4 Oktober 2011 )
8.      Drs. Agung Wardoyo ( 5 Oktober 2011 – 31 Desember 2011 )
9.      Suwarno,S.Pd,M.Pd ( 1 Januari 2012 – 3 Februari 2015 )
10.  Khaerul Anwar,S.Pd ( 4 Februari 2015 – sekarang )

SATGAS ADIWIYATA

ABOUT MY SCHOOL [Pt. 19]
- SATGAS ADIWIYATA -


Apa itu Satgas Adiwiyata?

SATGAS (satuan tugas) Adiwiyata merupakan satuan tugas yang berfungsi untuk membantu sekolah dalam membangun dan merawat lingkungan sekolah. Di SMA Negeri 3 Boyolali juga terdapat Satgas Adiwiyata. Setiap kelas terdapat 2-3 anak yang bertugas sebagai Satgas Adiwiyata SMA Negeri 3 Boyolali.

Tugas Satgas Adiwiyata SMA Negeri 3 Boyolali tidak hanya membangun dan merawat lingkungan sekitar sekolah saja. Dalam rangka memperingati HUT SMAGA Satgas Adiwiyata beserta para pembina melakukan kegiatan anti vandalisme seperti mengecat halte SMAGA dan tembok kantor pendidikan dan olahraga yang terkenal dengan vandalismenya. Pada bulan April 2016, saat tim penilai adiwiyata datang ke SMA Negeri 3 Boyolali, Satgas Adiwiyata membantu sekolah untuk membuat SMA Negeri 3 Boyolali bebas sampah, ramah lingkungan, dan juga Satgas Adiwiyata menjawab pertanyaan-pertanyaan diberikan oleh tim penilai adiwiyata dan menjelaskan apa aja sih sarana dan prasarana di SMA Negeri 3 Boyolali yang ramah lingkungan serta peduli lingkungan.

Alhasil , SMA Negeri 3 Boyolali meraih penghargaan adiwiyata mandiri yang diserahkan oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan , Ibu Siti Nurbaya. Sekian postingan dari saya apabila ada salah-salah tulisan saya mohon maaf.

CLASS MEETING

ABOUT MY SCHOOL [Pt. 18]
- CLASS MEETING -


Ada yang tau apa itu Class Meeting?

Class Meeting adalah kegiatan yang biasanya dilakukan setelah ulangan akhir semester. Class Meeting ini juga menjadi kegiatan rutin di SMA N 3 Boyolali. Di dalam kegiatan classmeeting ada berbagai kompetisi atau perlombaan yang pesertanya merupakan perwakilan dari masing-masing kelas. Masing-masing kelas ini akan saling bersaing untuk menjadi kelas yang terbaik dan mampu mengalahkan lawan-lawannya, tentunya dengan cara yang sportif.

Biasanya classmeeting diisi dengan perlombaan yang menggunakan tenaga fisik seperti sepak bola, bola tangan, bola voli dan lain sebagainya. Tapi kali ini berbeda. Classmeeting SMAGA kemarin ini bertepatan dengan bulan Ramadhan, sehingga perlombaan diisi dengan perlombaan yang bernuansa islami.

Apa saja ya lombanya?

Di SMA N 3 Boyolali classmeeting yang bertepatan dengan bulan Ramadhan diadakan lomba seperti membaca Al Qur'an, lomba membaca puisi karya pribadi, lomba pidato bahasa inggris, dan recycle.

Kita banyak mendapat manfaat dari mengikuti kegiatan classmeeting di atas. Seperti membaca Al Qur'an di bulan suci akan mendapat pahala. Membaca pidato di muka umum untuk menumbuhkan rasa percaya diri, dan kita dapat mendaur ulang sampah yang dapat kita buat menjadi barang yang bernilai ekonomi. Banyak manfaatnya kan sahabat, jadi mulai sekarang ikuti kegiatan classmeeting ya!

KERUPUK MENTEGA

ABOUT MY SCHOOL [Pt. 17]
- KERUPUK MENTEGA -


Dalam rangka kegiatan Adiwiyata SMA N 3 Boyolali, kami mencoba untuk memanfaatkan bahan yang ada di lingkungan sekitar yaitu buah mentega. Pohon mentega tumbuh dengan baik di SMAGA. Buah mentega yang sudah matang akan jatuh. Tak sedikit siswa yang mencicipi buah mentega yang sudah matang tersebut. Walaupun begitu, buah mentega ini masih banyak yang terbuang sia-sia.

Buah mentega ini memiliki banyak manfaat, yaitu :
1. Menjaga daya tahan tubuh
2. Menjaga kesehatan pencernaan
3. Mencegah anemia
4. Memperlancar peredaran darah
5. Menjaga kesehatan mata
6. Menjaga dan merawat kesehatan kulit
7. Memperbaiki sel tubuh yang rusak

Melihat pemanfaatan buah mentega yang belum maksimal, kami mencoba mengolah buah mentega tersebut menjadi olahan yang lezat dan sehat yaitu kripik buah mentega.

Jumat, 18 November 2016

SINGKONG SEBAGAI ENERGI LISTRIK

ABOUT MY SCHOOL [Pt. 16]
- SINGKONG SEBAGAI ENERGI LISTRIK -

Dalam rangka menuju Adiwiyata Mandiri, siswa SMA N 3 Boyolali antara lain Deo Ramadhan, Celia Afwa,, dan Afifah Nurhamidah melakukan iinovasi baru terhadap singkong yang mengandung komposisi elektrolit. Salah satunya adalah K merupakan elektrolit kuat yang mampu terionisasi dan menghantarkan arus listrik. Oleh karena itu, siswa mengambil objek eksperimen berupa singkong tua yang menjadi limbah yang dapat dimanfaatkan sebagai energi listrik ramah lingkungan.

Singkong dan baterai kering sama-sama mengandung elektrolit. Eelektrolit baterai bekas diganti dengan parutan singkong agar dapat digunakan sebagai sumber energi llistrik alternatif pengganti baterai.

Adapun alat dan bahan pembuatan baterai singkong, antara lain :

  • Neraca Ohaus
  • Penyaring
  • Pisau
  • Pengupas
  • Air
  • Parut
  • Gelas Reaksi
  • Gunting
  • Singkong Tua
  • Agar-agar pemadat cairan
  • Sendok
  • Teh
  • Multitester
  • Seng
  • Nampan
  • Tembaga
  • Kabel
Langkah-langkah pembuatan :

  1. Menyiapkan alat dan baha kebutuhan yang ada seperti diatas
  2. Mengupas kulit singkong dan mencuci dengan bersih
  3. Menimbang singkong dalam takaran 100 gram
  4. Menghaluskan singkong dengan cara diparut dan dmasak dengan agar-agara
  5. Siapkan gelas reaksi yang sudah diselubungi dengan seng
  6. Memasukkan ke dalam gelas reaksi yang di dalamnya telah diselimuti seng
  7. Menunggu hingga agar-agar memadat dan memberi tembaga diatasnya
  8. Menguji haisl baterai singkong dengan multitester dan alat elektronik.

KERJA BAKTI TAMAN MAKAN PAHLAWAN

ABOUT MY SCHOOL [Pt. 15]
- KERJA BAKTI TAMAN MAKAN PAHLAWAN -


Dalam rangka menjaga kebersihan Taman Makam Pahlawan yang terletak di Kota Boyolali, siswa SMAN 3 Boyolali mengadakan kegiatan bersih lingkungan yang bertempat di Taman Makam Pahlawan Ratna Negara. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Sabtu, 14 November 2015 silam. Menurut Bapak Safaudin, yang merupakan salah satu pembina kegiatan, kegiatan tersebut bertujuan selain untuk menjaga kebersihan, juga bertujuan untuk mengenang dan menghormati jasa para pahlawan. Menurut penjaga Taman Makam Pahlawan, kegiatan ini baru pertama kali dilakukan oleh siswa-siswa SMA. D Untuk kegiatan ini, para siswa membawa alat kebersihan seperti: Parit, Sapu, dan lain-lain. Di Taman Makam Pahlawan Ratna Negata para siswa mencabuti rumput pengganggu (gulma) serta memotong rumput yang melebihi batas normalnya disekitar makan tersebut. Kegiatan ini berlangsung kira-kira 2 jam. Setelah membersihkan Taman Makam Pahlawan Ratna Negara para siswa kembali ke sekolah untuk mengikuti jam pelajaran sesuai jadwal pada hari itu.

STUDI KAMPUS SMAGA

ABOUT MY SCHOOL [Pt. 14]
- STUDI KAMPUS SMAGA -

Awal Mei lalu SMA N 3 Boyolali baru saja melaksanakan kegiatan Studi Kampus.
Dengan kesepakatan bersama, rombongan Studi dibagi menjadi 2 tujuan.
Yaitu Bandung dan Yogyakarta. Penasaran? Yuk langsung saja.


A. TUJUAN BANDUNG


Kunjungan dilakukan di Universitas Padjajaran, Jatinangor. Pembukaan dari Ibu WInda, bagian Humas Univ. Padjajaran Bandung Jatinangor. Dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Mars Bela Negara, dipimpin oleh Jerri Priandika. Lalu dilanjutkan dengan pembacaan sambutan dari Bapak Eko Suyoni selaku perwakilan dari SMA N 3 Boyolali. Informasi yang didapatkan cukup untuk membuka pengetahuan mengenai UNPAD. Disana terdapat 11 program studi untuk siswa dari jurusan IPA dan 5 program studi dari jurusan IPS. Mengenai Program Pascasarjana yang ada di UNPAD yaitu S-2 untuk semua program studi dan S-3 untuk program studi MIPA, Statistik, dan Kimia.

B. TUJUAN YOGYAKARTA


Kunjungan dilakukan di Universitas Gajah Mada. Pada kunjungan di UGM, tidak hanya SMA N 3 Boyolali saja. Terdapat beberapa sekolah lain yang juga mengikuti kegiatan Studi Kampus seperti dari Bogor dan daerah lain. Lalu perwakilan beberapa sekolah menyampaikan sepatah dua patah kata, perwakilan dari SMA N 3 Boyolali yaitu Awan Mukti. Celetukan Awan yang mengaku sebagai Kevin Julio membuat suasana mencair. Materi tentang SNMPTN dan SBMPTN membuat siswa mengetahui mengenai sistem masuk kuliah. Lalu mengenai fakultas, UGM memiliki 18 Fakultas. Selanjutnya dijelaskan pula mengenai syarat-syarat masuk ke UGM.

KEGIATAN SAAT OUTING CLASS

ABOUT MY SCHOOL [Pt. 13]
- KEGIATAN SAAT OUTING CLASS -


A. PENANAMAN POHON

Dalam rangka untuk menghindari kekeringan dan menjaga lingkungan hidup, para siswa SMAN 3 Boyolali melakukan kegiatan Penanaman Pohon di Museum Sangiran. Setiap kelas dibagi menjadi 8 kelompok, dan setiap kelompok terdiri dari 3-4 orang. Setibanya di Museum Sangiran, kegiatan yang dilakukan pertama kali adalah menanam pohon. Para siswa diarahkan ke sebuah tempat yang sengaja digunakan kegiatan ini. Tanahnya sudah dilubangi, tanamannya pun sudah disediakan oleh sekolah. Setiap kelompok menanamkan 1 pohon ditempat tersebut.

B. KUNJUNGAN KE MUSEUM SANGIRAN

Museum Sangiran adalah museum arkeologi yang terletak di Kecamatan Kalijambe, Kabupaten Sragen, Provinsi Jawa Tengah, Indonesia. Museum ini berdekatan dengan area situs fosil purbakala Sangiran yang merupakan salah satu Situs Warisan Dunia. Situs Sangiran memiliki luas mencapai 56 km² meliputi tiga kecamatan di Sragen (Gemolong, Kalijambe, dan Plupuh) serta Kecamatan Gondangrejo yang masuk wilayah Kabupaten Karanganyar. Situs Sangiran berada di dalam kawasan Kubah Sangiran yang merupakan bagian dari depresi Solo, di kaki Gunung Lawu (17 km dari kota Solo).
Museum Sangiran beserta situs arkeologinya, selain menjadi obyek wisata yang menarik juga merupakan arena penelitian tentang kehidupan pra sejarah terpenting dan terlengkap di Asia, bahkan dunia. Dalam museum ini dapat diperoleh informasi lengkap tentang pola kehidupan manusia purba di Jawa yang menyumbang perkembangan ilmu pengetahuan seperti Antropologi, Arkeologi, Geologi, Paleoanthropologi.
Di lokasi situs Sangiran ini pula, untuk pertama kalinya ditemukan fosil rahang bawah Pithecantropus Erectus (salah satu spesies dalam taxon Homo erectus) oleh arkeolog Jerman, Profesor Von Koenigswald. Lebih menarik lagi, di area situs Sangiran ini pula jejak tinggalan berumur 2 juta tahun hingga 200.000 tahun masih dapat ditemukan hingga kini, sehingga para ahli dapat merangkai sebuah benang merah sebuah sejarah yang pernah terjadi di Sangiran secara berurutan. Koleksi yang tersimpan di museum ini mencapai 13.806 buah yang tersimpan pada dua tempat yaitu 2.931 tersimpan di ruang pameran dan 10.875 di dalam ruang penyimpanan.

C. KUNJUNGAN KE MUSEUM KERATON SURAKARTA

Museum Keraton Surakarta merupakan sebuah bangunan yang memiliki banyak koleksi peninggalan dari keluarga Kerajaan Keraton Surakarta Hadiningrat. Lokasinya berada di samping halaman Keraton Surakarta, Jawa Tengah. Pada saat memasuki halaman Museum Keraton Surakarta kita dapat menemukan banyak koleksi benda-benda bersejarah yang berada di dalam area tengah halaman luar hingga di setiap ruang pamer museum.
Di sisi lorong teras paling belakang terdapat kereta jenazah yang pernah mengangkut Almarhum Paku Buwana X dan Istri ke tempat peristirahatan terakhir. Bentuk keretanya unik dengan desain khusus. Di mana di setiap sudut depan dekat Pak Kusir terdapat sebuah hiasan ukiran patung bidadari sebagai penghias kereta jenazah. Di halaman tengah tidak jauh dari posisi kereta jenazah, kita akan menemukan sebuah bangunan yang terbuat dari kayu. Di mana di tengah-tengah bangunan tersebut kita akan menemukan sebuah sumur yang bernama “Sumur Songo”.
Ada 13 ruang di museum ini. Masing-masing ruang memamerkan jenis koleksi yang berbeda. Ruang pertama memamerkan foto-foto raja yang pernah berkuasa di Surakarta dan kursi peninggalan Paku Buwana IV serta beberapa lemari yang diukir indah. Ruang kedua adalah ruang arca. Ruang ketiga menyimpan patung kuda milik pasukan keraton. Ruang Keempat adalah ruang pengantin keraton, yang terdapat diorama yang dibuat pada masa Paku Buwana X. Selain itu di dinding juga terdapat relief yang menceritakan prosesi adat pernikahan Keraton Surakarta. Ruang Kelima adalah ruang kesenian rakyat, di ruang ini dipamerkan berbagai alat kesenian yang berkembang di Solo seperti wayang kulit, klenengan, serta jaran kepang.
Ruang Keenam menyimpan berbagai jenis topeng. Ruang Ketujuh memamerkan berbagai alat upacara yang biasa dipakai oleh masyarakat dan anggota Keraton Surakarta. Ruang Kedelapan adalah ruang alat angkut tradisional Keraton Surakarta. Ada beberapa alat angkut yang digunakan, yaitu Tandu ( biasa disebut “Joli Jempono” ), Kremun, dan Gawangan. Selanjutnya Ruang Kesembilan adalah ruang kereta raja, seperti Kereta Kyai Garuda, Kereta Kyai Garuda Putra, dan Kereta Kyai Morosebo.
Ruang kesepuluh adalah ruang kuda untuk berburu. Ruang Kesebelas adalah ruang senjata yang menyimpan berbagai senjata seperti bedil, keris, pedang, perisai, panah, dan pelana kuda. Masuk ke ruang berikutnya, dapat ditemukan sebuah patung Rojomolo. Patung Rojomolo merupakan Patung Kepala Raksasa Penguasa Laut yang dipasang sebagai hiasan perahu yang digunakan Paku Buwana IV. Terakhir adalah ruang alat perlengkapan rumah dan dapur. Di ruang ini dipamerkan sejumlah keramik porselin kuno yang dulu menjadi perlengkapan rumah tangga dan dapur. Di tengah museum, terdapat sebuah taman. Di sekitar area taman terdapat beberapa patung malaikat. Selain itu, ada pula sebuah kayu besar yang dinamakan Kayu Jati Kyai Dhanalaya.



Comments system

Disqus Shortname