do-not-copy { -webkit-user-select:none; -khtml-user-select:none; -moz-user-select:none; -ms-user-select:none; user-select:none; }

Sabtu, 19 November 2016

EKSKUL ROBOTICA

ABOUT MY SCHOOL [Pt. 25]
- EKSKUL ROBOTICA -


Halo! Pada postingan kali ini saya akan membahasa mengenai salah satu ekstrakulikuler yang ada di SMA N 3 Boyolali, yaitu Ekskul Robotica! Ekskul ini adalah ekskul yang saya ikuti di SMAGA, that's why I will tell you all about this extraculicular! 

Ekskul Robotica yang dibina oleh Ibu Evi Rokhayati, yang juga selaku wali kelas saya dan guru mata pelajaran TIK, ini pertama kali berdiri pada tahun ajaran 2015/2016. Masih baru banget kan? Jadi, ketika angkatan saya masih berada di kelas X, ekskul ini baru berdiri. Awalnya saya tertarik melihat demo yang dilakukan ketika MOPDB. Jadi saya bersama teman saya, Shinta Mifta, memutuskan untuk mengikuti ekskul ini.

Tapi ternyata... Gak sembarangan siswa bisa join ekskul ini loh. Ada tesnya juga. Dan ternyata dari sekitar 40-an siswa yang mengikuti tes, hanya ada 20 siswa yang bisa diterima dan mendapatkan potongan biaya ekskul sebesar 10.000. Loh kok bayar? Iya lah, ekskul robotic ini ekstra yang mahal, selain harus menyewa pembimbing khusus, biaya perlengkapan untuk merakit dan memprogram robot itu mahal banget sekitar 10 Juta. Jadi, setiap pertemuan dikenai biaya 25.000, nah untuk 20 orang dengan nilai tes terbaik akan mendapatkan potongan 10.000 jadi hanya membayar 15.000/tiap pertemuan.

Dan ya, saya mendapatkan nilai yang baik dan masuk 20 besar dari tes tersebut, hehe.




Oke, lanjut. Ekstra ini dilakukan setiap hari Sabtu untuk tahun pelajaran 2015/2016 setelah pulang sekolah. Namun, untuk tahun pelajaran 2016/2017 ini, ekstra dilakukan setiap hari Kamis. Untuk pelaksanaannya kita dibimbing oleh Kak Hendri dalam merakit dan memprogram robot. Oh iya, kita juga sering loh mengikuti berbagai perlombaan robotik di luar kota. 

Mau tahu lebih banyak soal Robotic? Well, join aja ekstranya! Hehe.

PENERAPAN DEMOKRASI DI SMAGA

ABOUT MY SCHOOL [Pt. 24]
- PENERAPAN DEMOKRASI DI SMAGA -


Pada postingan kita kali ini saya akan membahas tentang penerapan perilaku demokrasi di SMA Negeri 3 Boyolali. Sebelum itu, apa sih inti dari Demokrasi itu di dunia Pendidikan?

Inti dari demokrasi adalah kebebasan, persamaan  hak, keadilan musyawarah dan tanggung jawab. Demokratisasi pendidikan merupakan proses pembelajaran seluruh civitas akademika untuk memajukan pendidikan. Kalau dalam politik ada rakyat, maka dalam  pendidikan ada peserta didik.
Pendidikan yang demokratis berarti melibatkan murid secara aktif dalam seluruh proses pendidikannya (student- centersed-student active learning). Bukan sebaliknya, berpola top down, yakni berpusat pada guru  (teacher centered) sehingga murid berperan sebagai objek didik, atau sebagaimana dikatakan oleh paulo freire dengan istilah banking syistem education atau pendidik gaya bank dimana murid didibaratkan sebagai celengan yang bersifat koin.

Di SMA Negeri 3 Boyolali menganut demokrasi Pancasila yaitu demokrasi yang pelaksanaannya mengutamakan asas musyawarah mufakat untuk kepentingan bersama (seluruh rakyat) yang bersumber pada kepribadian dan juga falsafah hidup bangsa Indonesia.

Mau tau apa saja contoh-contoh penerapan demokrasi yang ada di SMAGA? Ini dia beberapa contohnya :

  1. Pemilihan organisasi sekolah dan kelas dengan musyawarah
  2. Pembagian tugas piket yang merata
  3. Interaksi dan komunikasi yang lancar antara guru, siswa, dan orang di lingkungan sekolah
  4. Pelaksanaan upacara dengan bergantian
  5. Menghadiri acara yang diadakan sekolah
  6. Ikut berpartispasi dalam OSIS
  7. Ikut serta dalam kegiatan politik di sekolah seperti pemilihan ketua OSIS, ketua kelas, maupun kegiatan yang lain yang relevan.
  8. Memberikan usul, saran, dan pesan kepada pihak sekolah
  9. Menulis artikel, pendapat, opini di majalah dinding.
  10. Hadir disekolah tepat waktu
  11. Membayar SPP atau iuran wajib sekolah
  12. Menggunakan waktu istirahat untuk kegiatan yang positif
  13. Menghindari perkataan yang menyakitkan hati guru atau teman
  14. Tidak membuat gaduh ketika pelajaran berlangsung

SATGAS BAHASA INGGRIS

ABOUT MY SCHOOL [Pt. 23]
- SATGAS BAHASA INGGRIS -


Pada semester 2 tahun ajaran 2015/2016 yang lalu, kepala sekolah SMA Negeri 3 Boyolali mengadakan program English Day. Program tersebut dilaksanakan setiap hari Selasa . Untuk mendukung program English Day, guru bahasa Inggris menunjuk 5 orang setiap kelasnya untuk dijadikan satgas Bahasa Inggris. Secara kebetulan saya dipilih menjadi satgas bahasa Inggris bersama 4 teman saya nih, mereka adalah Siwi, Asma, Tunjung, dan Susanto. Saya sih cukup senang ditunjuk jadi Satgas Bahasa Inggris, because I Love English[?. Lol.



Tugas satgas bahasa Inggris adalah menjadi pelopor berbicara bahasa Inggris setiap hari Selasa dan menilai teman yang lain dalam menggunakan bahasa Inggris lalu disetorkan kepada guru bahasa Inggris. Menjadi satgas bahasa Inggris bukanlah hal yang sulit bagi saya, hehe.

Selasa demi Selasa berlalu diberlakukannya English Day, saya selaku satgas bahasa Inggris selsli memperhatikan teman-teman saya yangmulao berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris. Kemudian saya menilai teman saya, sesuai dengan frekuensi mereka menggunakan Bahasa Inggris itu dalam sehari. Kemudian saya setorkan nilai itu ke guru bahasa Inggris saya setiap minggunya.

EKSKUL PADUAN SUARA

ABOUT MY SCHOOL [Pt. 22]
- EKSKUL PADUAN SUARA -

SMA N 3 Boyolali memiliki ekstrakurikuler yang sangat terkenal di berbagai sekolah sekolah di wilayah Boyolali. Ekstrakurikuler tersebut adalah Paduan Suara. Paduan Suara SMA N 3 Boyolali merupakan ekstrakurikuler yang diikuti oleh siswa siswi yang memiliki kemampuan dalam bidang musik ataupun bernyanyi.

Paduan Suara SMA N 3 Boyolali memiliki nama yang sangat unik yaitu S3C atau SMAGA CHOIR. Awal terbentuknya S3C dimulai pada saat lomba paduan suara tingkat SMA sederajad yang diselenggarakan oleh DISDIKPORA Kabupaten Boyolali. Pada tahun 2014 SMA N 3 Boyolali mendapatkan Juara 1 tingkat Kabupaten Boyolali. Dan setelah itu lahirlah nama paduan suara S3C yang memiliki satu bintang. Bintang yang terdapat pada logo S3C memiliki nama yaitu Primus Interpares yang berarti "Terbaik dari yang Terbaik".

Setelah itu Paduan Suara S3C mendapatkan juara 1 lomba Paduan Suara yang diselenggarakan oleh Kodim 0724 Boyolali dan setelah itu S3C mendapatkan 2 bintang Primus Interpares. Dan pada tahun 2016 SMA N 3 Boyolali juga mengikuti Lomba Paduan Suara yang diselenggarakan oleh Kodim 0724 Boyolali. Alangkah senangnya Paduan Suara S3C dapat meraih juara 1 dan mewakili Kodim 0724 Boyolali untuk maju ke tingkat Korem 074 Warastratama dan akhirnya Paduan Suara S3C bisa mendapatkan 3 bintang Primus Interpares. Itulah beberapa kejuaraan yang diraih oleh paduan suara SMAGA.

KEUNTUNGAN ADIWIYATA

ABOUT MY SCHOOL [Pt. 21]
- KEUNTUNGAN ADIWIYATA -

Kalian sudah tahu kan, kalau SMAGA itu Sekolah yang sudah mendapatkan Predikat Adiwiyata Mandiri? Nah, sebenarnya apa saja sih keuntungan dari Adiwiyata itu? Mau tau?

Ini nih beberapa keuntungan dari adanya Adiwiyata itu :

1. Mendukung pencapaian standar kompetensi/kompetensi dasar dan standar kompetensi lulusan (SKL) pendidikan dasar dan menengah.
2. Meningkatkan efesiensi penggunaan dana operasional sekolah melalui penghematan dan pengurangan konsumsi dari berbagai sumber daya dan energi.
3. Menciptakan kebersamaan warga sekolah dan kondisi belajar mengajar yang lebih nyaman dan kondusif.
4. Menjadikan tempat pembelajaran nilai-nilai pemeliharaan dan pengelolaan lingkungan hidup yang baik dan benar bagi warga sekolah dan masyarakat sekitar.
5. Meningkatkan upaya perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup melalui kegiatan pengendalian pencemaran, pengendalian kerusakan dan pelestarian fungsi lingkungan sekolah.

SEJARAH SINGKAT SMAGA

ABOUT MY SCHOOL [Pt. 20]
- SEJARAH SINGKAT SMAGA -


Dalam rangka alih fungsi SPG/SPO menjadi SMTA sesuai dengan keputusan direktur jenderal pendidikan dasar dan menengah departemen pendidikan dan kebudayaan No. 178/c/kep/1989 tentang pedoman pelaksanaan alih fungsi Sekolah Pendidikan Guru dan Sekolah Guru Olahraga menjadi sekolah lanjutan tingkat atas lainnya. Maka pada tahun 1989 SPG/SPO alih fungsi menjadi SMA N 3 Boyolali yang terdiri dari 4 kelas, karena untuk kelas II, III masih siswa-siswi SPG. 

Kemudian pada tahun pelajaran 1989/1990 menerima 6 kelas, sehingga jumlah kelas saat itu ada 10 kelas. Pada waktu itu SPG/SPO beralamat di Jalan Pandanaran No.169 Boyolali, kemudian pada tahun 1989 pindah menempati gedung di Jalan Perintis Kemerdekaan (0276) 324586, (57316) Pulisen, Boyolali sampai sekarang. Sekolah ini awalnya berdiri di Bank BPD yang lama hingga sekarang menjadi simpang lima boyolali sampai akhirnya berpindah di Jalan Perintis Kemerdekaan pada tahun 1989.

Adapun daftar kepala sekolah yang telah memimpin SMA N3 Boyolali yaitu :

1.      Soedarna,Ba ( 1 Juli 1989 – 30 Oktober 1991 )
2.      Drs. Soewarso ( 1 November 1991 – 28 Februari 1995 )
3.      Swi Widarti,S.Pd ( 1 Maret 1995 – 28 Februari 2003 )
4.      Drs. Sumarno,M.Pd ( 1 Maret 2003 – 11 Mei 2006 )
5.      Drs. Tri Wahyudi ( 12 Mei 2006 – 12 Desember 2008 )
6.      Drs. Arju Rahmanto, S.Ag ( 13 Desember 2008 – 3 November 2010 )
7.      Slamer Riyadi,S.Pd, M.Pd ( 4 November 2010 – 4 Oktober 2011 )
8.      Drs. Agung Wardoyo ( 5 Oktober 2011 – 31 Desember 2011 )
9.      Suwarno,S.Pd,M.Pd ( 1 Januari 2012 – 3 Februari 2015 )
10.  Khaerul Anwar,S.Pd ( 4 Februari 2015 – sekarang )

SATGAS ADIWIYATA

ABOUT MY SCHOOL [Pt. 19]
- SATGAS ADIWIYATA -


Apa itu Satgas Adiwiyata?

SATGAS (satuan tugas) Adiwiyata merupakan satuan tugas yang berfungsi untuk membantu sekolah dalam membangun dan merawat lingkungan sekolah. Di SMA Negeri 3 Boyolali juga terdapat Satgas Adiwiyata. Setiap kelas terdapat 2-3 anak yang bertugas sebagai Satgas Adiwiyata SMA Negeri 3 Boyolali.

Tugas Satgas Adiwiyata SMA Negeri 3 Boyolali tidak hanya membangun dan merawat lingkungan sekitar sekolah saja. Dalam rangka memperingati HUT SMAGA Satgas Adiwiyata beserta para pembina melakukan kegiatan anti vandalisme seperti mengecat halte SMAGA dan tembok kantor pendidikan dan olahraga yang terkenal dengan vandalismenya. Pada bulan April 2016, saat tim penilai adiwiyata datang ke SMA Negeri 3 Boyolali, Satgas Adiwiyata membantu sekolah untuk membuat SMA Negeri 3 Boyolali bebas sampah, ramah lingkungan, dan juga Satgas Adiwiyata menjawab pertanyaan-pertanyaan diberikan oleh tim penilai adiwiyata dan menjelaskan apa aja sih sarana dan prasarana di SMA Negeri 3 Boyolali yang ramah lingkungan serta peduli lingkungan.

Alhasil , SMA Negeri 3 Boyolali meraih penghargaan adiwiyata mandiri yang diserahkan oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan , Ibu Siti Nurbaya. Sekian postingan dari saya apabila ada salah-salah tulisan saya mohon maaf.

Comments system

Disqus Shortname